Mobile Legends

Sea Games Esport di Vietnam 2022

Semua atlet esports yang berpartisipasi di perhelatan SEA Games ke-31 telah mengerahkan semua kemampuannya untuk membanggakan negara, sebagian berhasil meraih medali, sementara yang lainnya harus mengembangkan diri agar bisa memberikan hasil lebih baik di gelaran selanjutnya.

Tapi bukan hanya para atlet yang mampu meraih prestasi, turnamen itu sendiri ternyata mampu menorehkan pencapaian luar biasa. Menurut data dari Esports Charts, SEA Games 2021 MLBB memiliki puncak jumlah penonton secara bersamaan sebesar 2,2 juta orang. Catatan impresif itu terjadi di partai pamungkas yang mempertemukan timnas MLBB Indonesia melawan timnas MLBB Filipina.

Pencapaian itu layak disandingkan dengan 10 turanamen esports terpopuler di dunia seperti The International 10 (puncak jumlah penonton secara bersamaan: 2,74 juta orang) dan MLBB Southeast Asia Cup 2021 (puncak jumlah penonton secara bersamaan: 2,28 juta orang)

Perjuangan Tim MLBB Indonesia belum usai

Kendati gagal meraih emas, perjuangan tim MLBB Indonesia di kancah internasional tidak berhenti sampai di situ. Juni nanti akan ada MLBB Southeast Asia Cup 2022 (MSC 2022), turnamen MLBB terbesar di skala Asia Tenggara.

Untuk itu mari kita dukung tim MLBB Indonesia di ajang internasional. Moonton Indonesia pun telah mengungkapkan ajakan serupa.

“Terima kasih atas dukungan yang luar biasa dan telah menjadi bagian dari komunitas MLBB. Kerja keras dan tekad para pemain telah membuat kami bangga, dan pengalaman profesional mereka dari MDL, dan MPL ID telah mendorong mereka sejauh ini. Masih banyak yang harus kami capai untuk MSC 2022 yang akan datang di bulan Juni, dan tolong terus dukung tim Indonesia sekali lagi!” ungkap Public Relations Mobile Legends Professional League Indonesia, Azwin Nugraha.

Bukti Kekuatan Timnas Philippines 
Di sepanjang gelaran SEA Games 2021, performa Soto dan Gonzales dari timnas MLBB Filipina adalah salah satu yang paling disorot oleh komunitas. Meski tidak memiliki rekam jejak di scene profesional, keduanya sukses tampil gemilang.

Sejak awal perjalanan timnas Filipina di SEA Games 2021 Kyle Soto dan Howard Gonzales selalu menjadi andalan utama tim untuk mengisi posisi EXP laner dan goldlaner.

Baik Soto maupun Gonzales sama sekali tidak pernah digantikan oleh player lainnya yang ada di timnas MLBB Filipina. Satu-satunya pemain yang pernah diganti adalah Salic “Hadji” Imam sebagai midlaner tim di game kedua menghadapi Myanmar pada fase grup.

Jika melihat roster timnas MLBB Filipina di SEA Games 2021, memang tidak ada player cadangan yang menempati posisi EXP dan gold laner. Artinya kedua player tersebut memang telah dipersiapkan untuk bermain di semua permainan.

Sebelum pertandingan grand final menghadapi Indonesia, salah satu caster kondang MLBB dari Filipina, Leo, mengaku sudah sangat terkesan dengan performa Soto dan Gonzales. Ia percaya bahwa kini keduanya telah membuktikan mampu untuk bermain di level MPL PH.

“Soto dan Gonzales belum pernah menginjakkan kakinya di MPL atau turnamen sejenis,” tulis Leo di akun Twitter-nya.

“Selama sepekan terakhir, mereka telah membuktikan layak untuk bersaing dengan yang terbaik di dunia. Satu pertandingan lagi menuju emas. Seperti inilah keunggulan Filipina,” lanjutnya. 

Timnas Philippines Unggul Dalam hal Gameplay
Keberhasilan Soto dan Gonzales tampil hebat di sepanjang SEA Games 2021 ini juga menjadi bukti bahwa timnas MLBB Filipina memang unggul dalam hal gameplay ketimbang tim lainnya, termasuk Indonesia sebagai rival terbesar dan lawan mereka di grand final.

Dari segi kualitas skill dan mekanik, para pemain yang ada di timnas MLBB Indonesia sudah tidak diragukan lagi kemampuannya sebagai yang terbaik. Namun, faktanya Filipina tetap mampu menundukkan Alberttt dkk.

Pada pertandingan grand final, beberapa kali terlihat jelas bahwa gameplay, kedisiplinan, dan taktik yang diterapkan oleh timnas MLBB Filipina mampu membuat Indonesia tidak menemukan cara untuk menyelesaikan permainan sebelum dibalikkan oleh Villaluna cs dalam satu momen.

Hal ini tentu akan menjadi pekerjaan rumah terbesar bagi timnas MLBB Indonesia pada ajang berikutnya. Dengan memiliki modal skill dan mekanik tinggi, kini yang dibutuhkan oleh Indonesia adalah menemukan gameplay solid yang akan menjadi dasar dan ciri khas permainan